Thursday, April 08, 2010

Jejak Maestro Mimi Rasinah


Cirebon - Aerli Rasinah (26), cucu sang maestro Mimi Rasinah (80) kini meneruskan jejak sang nenek menggeluti seni tari topeng Cirebon. Sementara sang maestro yang terkena stroke, menemaninya dari pembaringan. Mimi Rasinah, penari topeng Cirebon yang mendapat gelar maestro dari pemerintah, dan setiap tahun mendapat bantuan keuangan untuk kesehatan di hari tuanya.

“Aerli lebih maju daripada neneknya, lebih organised dengan mendirikan sanggar,” ujar Ade Jayani, pengamat seni. Di sanggar ini, setiap pekan ada 200-an anak-anak yang mengambil kursus tari, disamping empat mahasiswa dari Hongaria yang setiap tahun datang untuk mengambil short course. Sejumlah rombongan turis juga sering datang, untuk melihat pementasan pendek yang diadakan sesuai pesanan.

Aerli sendiri kerap mengisi pentas tari topeng di berbagai event. Penampilannya yang apik di ajang Cross Gender Internasional Performance 2006, di Toronto, Kanada, membuatnya digelari Woman Wonderful oleh publik setempat. “Mereka takjub, tari Kelana yang maskulin, ternyata dibalik topeng dipentaskan perempuan,” ujar Aerli Rasinah, yang juga sarjana tari dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung ini. W

Travelounge Magazine, April 2010

No comments: